Makanan Ciri khas Myanmar

Makanan Ciri khas Myanmar – Walau tidak setenar Thailand atau Singapura, Myanmar masih pantas jadi negara arah rekreasi di Asia Tenggara.

Terutamanya, dalam soal rekreasi kulineran. Myanmar sendiri mempunyai makanan ciri khas yang bermacam, hingga pantas diperhitungkan sebagai tujuan rekreasi kulineranmu kelak.

Makanan Ciri khas Myanmar

Jika kamu tertarik kuliner di Myanmar, coba baca artikel ini sampai selesai. Di sini, Kita akan memberitahukanmu beberapa makanan ciri khas di situ yang dapat kamu coba. Beberapa makanan itu dapat kamu baca di bawah ini diantaranya:

Laphet Thohk

Makanan pertama kali yang dapat kamu coba ialah Laphet Thohk. Ini ialah sebuah salad ciri khas Myanmar yang dibuat dari laphet. Laphet sendiri sebagai daun teh ciri khas Myanmar yang sudah difermentasikan awalnya.

Baca Juga: Area Makan All You Can Eat

Laphet itu lalu dipadupadankan dengan beberapa sayur fresh dan bahan yang lain. Misalkan bawang putih cincang, potongan cabe, potongan kubis, tomat, kacang sangrai, dan minyak bawang putih. Makanan ini pas dikonsumsi sebagai cemilan atau lauk pengiring nasi.

Masyarakat Myanmar kerap konsumsi salad ini. Terlebih bila akan lakukan suatu hal dengan fokus penuh. Ini termasuk lumrah, ingat kandungan cafein pada daun teh yang digunakan pada salad ciri khas Myanmar ini.

Mont Di

Makanan ini sebagai salah satunya hidangan bihun yang berada di Myanmar. Bihun pada makanan ini akan diolah lebih dahulu, lalu dihidangkan dengan kuah sup memiliki bahan landasan ikan Nga-Pi. Nga-Pi sebagai semacam ikan yang cuman dapat dijumpai di perarian Myanmar.

Kecuali dikasih siraman kuah, hidangan bihun ini wajar dikasih lauk pengiring. Lauk yang umum digunakan ialah Nga-shwe. Semacam ikan ciri khas Myanmar berupa sama belut yang dimasak dengan bebatan tepung.

Mohinga

Kecuali bihun, Myanmar punyai beberapa hidangan mi. Mohinga diantaranya. Ini ialah sebuah hidangan mi, di mana mi yang digunakan memiliki bahan dsar tepung beras. Pemakaian tepung beras membuat mi pada hidangan ini memiliki tekstur tebal kembali kenyal.

Mi tepung beras itu lalu dikasih siraman kuah memiliki bahan kaldu ikan dan bawang putih. Supaya semakin sedap, beberapa bahan pendamping juga ikut ditempatkan di atas mi itu. Beberapa bahan pendampingnya sendiri ialah telur rebus, potongan daging ikan, dan perasan jeruk nipis.

Makanan Ciri khas Myanmar Ohn-No Khao Swe

Hidangan mi yang lain yang dapat kamu coba ialah Ohn-No Khao Swe. Berlainan dengan Mohinga, mi yang digunakan pada hidangan ini dibikin dari tepung gandum. Pemakaian tepung gandum membuat mi pada itu kaya protein, rendah karbohidrat, dan pas untuk aktor diet.

Mi gandum itu lalu dikasih potongan daging ayam, cabe, potongan bawang, dan telur rebus. Kemudian, baru dikasih siraman kuah kari, perasan jeruk nipis, dan sauce ikan. Hidangan mi ini pas dikonsumsi saat kembali hangat-hangatnya.

Kyay Oh

Tidak cuman Mohinga dan Ohn-No Khao Swe, Myanmar masih mempunyai satu hidangan mi yang lain. Hidangan itu tidak lain ialah Kyay Oh. Seperti Mohinga, hidangan mi ini menggunakan mi tepung beras. Adapun letak bedanya ada di kuah dan bahan pendamping yang digunakan.

Pada Kyay Oh, kuah yang dipakai ialah kaldu daging ayam. Saat itu, beberapa bahan pendamping yang dipakai ialah tahu, bok coy, telur puyuh, dan daging ayam. Terkadang, daging babi dan ikan juga digunakan sebagai bahan pendamping hidangan mi ini.

Nga Htmain

Makanan satu ini sebagai olahan nasi ciri khas Myanmar. Nasi pada makanan ini dibumbui kunyit, dan rempah-rempah yang lain. Pemakaian kunyit membuat nasinya warna kuning, serupa dengan nasi kuning Indonesia.

Nasi warna kuning lalu dikasih lauk berbentuk ikan rebus, dan beberapa bahan tambahan yang lain. Seumpama pasta tomat, potongan kentang rebus, potongan bawang goreng, dan potongan cabe goreng. Makanan ini pas dikonsumsi kapan pun, entahlah itu pada pagi hari atau malam.

Burmese Curry Makanan Ciri khas Myanmar

Seperti namanya, ini ialah hidangan kari asli dari Burma (Myanmar). Hidangan kari ini dibikin dari daging yang dipadupadankan dengan kuah kari yang kental kembali kekuningan. Daging yang digunakan sendiri dapat apa, entahlah itu daging ayam, sapi, atau ikan.

Sesudah masak, hidangan kari ini akan dihidangkan dengan nasi hangat. Nasi hangat yang digunakan juga bukan sembarangan nasi. Tapi, nasi yang diproses demikian rupa sampai teksturnya renyah di lidah. Kamu dapat memperoleh hidangan kari ini di beberapa restaurant atau pedagang kaki lima yang berada di Myanmar.

Hto-Hpu New

Dengan bahasa Myanmar, Hto-hpu Nwe mempunyai makna “tahu hangat”. Walau namanya begitu, bahan landasan makanan ini malah bukan tahu. Tapi, tepung kacang polong yang dibuat jadi benyek dan warna kekuningan. Serupa dengan wujud tahu yang dilembekkan.

Bahan landasan itu lalu dikasih siraman kaldu daging, potongan daging, potongan sayur, dan minyak cabe. Potongan daging yang digunakan umumnya ialah daging ayam, babi, atau bahkan juga kombinasi ke-2 nya. Buat kamu yang tidak melahap babi, dianjurkan untuk bertanya lebih dahulu daging apa yang mereka gunakan.

Sanwin Makin

Sanwin Semakin sebagai makanan ciri khas Myanmar yang kerap digunakan sebagai dessert. Makanan ini dibikin dari tepung gandum, mentega, gula, dan kelapa. Seluruh bahan itu lalu digabung jadi adonan, dimasukkan pada dalam cetakkan, dipanggang ke oven sampai masak.

Setelah masak, adonan yang sudah jadi Sanwin Semakin lalu dipotong jadi bagian-bagian. Setiap bagiannya perlu berupa persegi panjang kecil. Kue ini biasa dihidangkan saat lagi hangat, atau bahkan juga pada kondisi dingin sekalinya.

Kecuali pas jadi dessert, makanan ini pas jadi camilanmu kelak. supaya semakin nikmat, makanlah makanan satu ini dengan satu cangkir teh hangat.

Makanan Ciri khas Myanmar Mont Lone Yay Baw

Sama dengan Sanwin Semakin, makanan ini wajar jadi dessert oleh warga Myanmar. Jika kamu pertama kalinya menyaksikan makanan ini, kamu tentu menduga jika kue ini ialah kembaran klepon ciri khas Indonesia.

Ini lumrah ingat wujud makanan ini yang bundar kecil, dan dikasih taburan kelapa di atasnya. Tidak cuman penampilan, bahan dan isian makanan ini serupa dengan klepon. Baik klepon atau makanan ini, ke-2 nya sama memiliki bahan landasan tepung beras ketan, dan mempunyai isian gula merah.

Adapun letak ketidaksamaan antara ke-2 nya ialah warna dan struktur isinya. Mont Lone Yay Baw mempunyai warna keputihan, sementara klepon warna hijau. Pada Mont Lone Yay Baw, isinya tidak muncrat saat digigit. Hal tersebut sudah pasti berkebalikan dengan isian pada klepon.

Walau tidak setenar Thailand atau Singapura, Myanmar teruslah negara Asean yang pas jadi tempat rekreasi. Apa lagi, bila kamu akan berekreasi kulineran di luar negeri. Sepuluh makanan ciri khas di artikel ini ialah argumennya. Maka tidak perlu sangsi jadikan Myanmar sebagai tujuan rekreasi kulineranmu kelak, ya!